MENGUCAP SYUKUR Sebuah Upaya Pengimplementasian Nilai Kristiani dalam Mencegah Krisis Identitas Akibat FoMO

Main Article Content

Elsia Yumar
Syani Bombongan Rante Salu

Abstract

Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menyebabkan seseorang mengalami fenomena Fear of Missing Out (FoMO), yaitu perasaan cemas atau kekhawatiran berlebih ketika merasa tertinggal terhadap suatu hal yang sedang populer maupun perkembangan tertentu. Fenomena ini berpotensi memicu krisis identitas karena individu dapat kehilangan pemahaman terhadap jati dirinya akibat terlalu berfokus pada kehidupan orang lain serta mencari validasi dari lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan nilai mengucap syukur dalam segala hal berdasarkan 1 Tesalonika 5:18 sebagai salah satu pendekatan dalam mencegah terjadinya krisis identitas sebagai dampak dari fenomena FoMO. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, yaitu dengan menganalisis berbagai sumber literatur seperti buku dan jurnal ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana makna dari perintah “mengucap syukurlah dalam segala hal” berdasarkan 1 Tesalonika 5:18? Serta bagaimana implementasi nilai tersebut dalam mencegah terjadinya krisis identitas pada individu yang mengalami dampak FoMO? Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai mengucap syukur yang terkandung dalam 1 Tesalonika 5:18 bukan hanya merupakan ajakan untuk memiliki pola pikir positif, melainkan sebuah perintah Allah bagi kehidupan orang percaya. Mengucap syukur dalam segala hal berarti mampu menerima setiap keadaan dalam kehidupan sebagai bagian dari anugerah Tuhan tanpa terus membandingkan diri dengan kehidupan orang lain. Dengan menghidupi sikap bersyukur, seseorang dapat membangun pemahaman yang benar terhadap identitas dirinya serta menyadari bahwa kehidupannya merupakan pemberian yang berharga dari Tuhan.

Article Details

How to Cite
Yumar, E., & Syani Bombongan Rante Salu. (2026). MENGUCAP SYUKUR : Sebuah Upaya Pengimplementasian Nilai Kristiani dalam Mencegah Krisis Identitas Akibat FoMO. Didache: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 7(2), 325–338. https://doi.org/10.55076/didache.v7i2.536
Section
Articles

References

Christina, Riska, Muhammad Salis Yuniardi, and Adhyatman Prabowo. “Hubungan Tingkat Neurotisme Dengan Fear of Missing Out (FoMO) Pada Remaja Pengguna Aktif Media Sosial.” Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi 4, no. 2 (2019).

Christy, Caroline Claudia. “FoMo Di Media Sosial Dan E-WoM?: Pertimbangan Berbelanja Daring Pada Marketplace.” Jurnal Studi Komunikasi 6, no. 1 (2022).

Febrianti, Putri, Ainur Ropik, and Putri Citra Hati. “Analisis Fenomena Fear of Missing Out (Fomo) Di Media Sosial Pada Generasi Z (Studi Terhadap Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang).” EduTIK: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi 5, no. 5 (2025).

Hardiman, F. Budi. Aku Klik Maka Aku Ada. Edited by Erdian. Depok: PT Kanisius, 2021.

Ketut, B. Sarta. Holy Bible Handbook Of Life:Literasi Alkitabiah: Memahami Alkitab dan Konteks Historisnya, Serta Warta Inti Kitab-Kitab Kanonik. Yogyakarta: Diandra, 2025.

Listiyandini, Ratih Arruum. “Mengukur Rasa Syukur: Pengembangan Model Awal Skala Bersyukur Versi Indonesia.” Jurnal Psikologi Ulayat 2, no. 2 (2025).

Moniaga, Fenny. “Dasar Metodologi Penelitian Kualitatif.” In Pengantar Metodologi Penelitian Kualitatif. Sumatera Barat: CV Gita Lentera, 2024.

Nenosono, Yance Ivoni, and Simon Subagio. “Kuasa Mengucap Syukur dalam Segala Hal Menurut 1 Tesalonika 5:16-18 Diaplikasikan dalam Kehidupan Jemaat di Masa Pandemi.” Filadelfia, n.d.

Pandie,Remegises Danial Yohanis, Dkk. “Strategi Pendidikan Kristen dalam Mengatasi Fenomena FoMO pada Remaja di Gereja.” Sabda: Jurnal Teologi Kristen, 2025.

Pranoto, David Susilo. “Studi Eksegetis Ungkapan Mengucap Syukur dalam Segala Hal Menurut 1 Tesalonika 5:18.” Manna Raflesia 3, no. 2 (2017).

Puspita, Kurnia. Awal Kedewasaan Dan Pencarian Identitas Diri. Yogyakarta: Victory Pustaka Media, n.d.

Putra, Ryanda Surya, Salma Rachellia Putri Pratama, Cantika Putri Intania, Dhea Febrianti, Nurfaridah, and Nora

Yuniar Setyaputri. “Peningkatan Kontrol Diri Untuk Mengatasi FoMO Di Era Media Sosial Melalui Layanan Konseling Multibudaya.” Revitalisasi Bimbingan Dan Konseling Berbasis Kearifan Lokal Untuk Memperkuat Kreativitas & Ketergantungan Generasi Z Menuju Indonesia Emas (Kendari), 2025.

S.P.M.S.M. Irra Chrisyanti Dewi et al. Strategi Fomo Dalam Pemasaran Kuliner. Jawa Tengah: Lakeisha, 2025.

Semiawan, P.D.C.R. Metode Penelitian Kualitatif. Grasindo, n.d. https://books.google.co.id/books?id=dSpAlXuGUCUC.

Semium, Yustinus. Teori-Teori Kepribadian. 2nd ed. Edited by Dwi Koratno. Yogyakarta: Kanisius, 2013.