HUKUM ROH KEHIDUPAN Eksegesis Roma 8:2 dan Implikasinya bagi Gereja yang Mentransformasi Dunia
Main Article Content
Abstract
Pembebasan dari hukum dosa dan maut merupakan pengalaman esensial dalam kehidupan iman orang percaya pada gereja masa kini. Permasalahan utama terletak pada kesenjangan antara pemahaman teoretis tentang pembebasan spiritual dan implementasinya dalam kehidupan gereja, yang mengakibatkan spiritualitas superfisial dan irelevansi gereja terhadap tantangan kontemporer. Penelitian ini bertujuan menghadirkan eksegesis komprehensif terhadap Roma 8:2 dan menjelaskan implikasinya bagi pembentukan paradigma eklesiologi transformasional, yakni model gereja yang hidup oleh kuasa Roh dan menghadirkan transformasi dalam kehidupan. Kajian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi literatur melalui analisis eksegesis, historis, linguistik, dan teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Roma 8:2 mengungkapkan lima dimensi teologis fundamental: realitas soteriologis definitif, pneumatologi transformasional, kristologi inklusif, hamartologi sistemik, dan eskatologi “sudah–belum sepenuhnya.” Temuan ini menunjukkan bahwa gereja perlu dipahami sebagai komunitas eskatologis yang hidup dalam “hukum Roh kehidupan,” bukan sekadar institusi religius. Kesimpulan mengonfirmasi bahwa pembebasan melalui karya Roh Kudus dalam Roma 8:2 membentuk fondasi eklesiologi transformasional yang mampu menjawab krisis spiritual, moral, dan sosial gereja kontemporer.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Amiman, Ramona Vera. “Penatalayanan Gereja di Bidang Misi sebagai Kontribusi bagi Pelaksanaan Misi Gereja.” Missio Ecclesiae 7, no. 2 (October 30, 2018): 164–87. https://doi.org/10.52157/me.v7i2.85.
Arifianto, Yonatan Alex, Richardo Nainggolan, and Adi Sujaka. “Tantangan Teologis dalam Memahami dan Mengatasi Ajaran Sesat Kontemporer: Tinjauan terhadap Realitas Spiritual dan Peran Gereja.” Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 2, no. 2 (May 5, 2024): 57–67. https://doi.org/10.59376/philo.v2i2.34.
Balz-Schneider. “Exegetical Dictioanry of the New Testament (EDNT).” BibleWorks, 2011.
Bangun, Josapat, and Juliman Harefa. “Sola Gratia Melihat Dari Status Manusia Di Hadapan Allah, Karya Penebusan Kristus, Dan Anugerah Yang Mendahului Keselamatan.” SUNDERMANN: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora Dan Kebudayaan 13, no. 2 (December 31, 2020): 115–26. https://doi.org/10.36588/sundermann.v13i2.45.
Berkhof, Louis. Teologi Sistematika 5?: Doktrin Gereja. 3rd ed. Jakarta: Lembaga Reformed Injili Indonesia, 2001.
Boaheng, Isaac. “An Exegetico-Theological Study of Romans 8:1-8: Toward a Pneumatological-Ecclesiology.” E-Journal of Religious and Theological Studies, September 14, 2021, 132–42. https://doi.org/10.38159/erats.2021793.
Christie, Janice. “Meneropong ‘Christ-Centeredness’ Dalam Katekismus Heidelberg Dari Sudut Pandang Kerangka Struktur.” Te Deum (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan) 12, no. 2 (June 30, 2023): 233–55. https://doi.org/10.51828/td.v12i2.270.
Dunn, James D.G. The Theology of Paul the Apostle. Grand rapid: Eerdmans Publishing Co., 1998.
End, Van Den. Tafsiran Alkitab Surat Roma. 4th ed. Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia, 2003.
Haight S.J, Roger. Christian Community in History: Volume 1: Historical Ecclesiology. New York: Continuum, 2004.
Henry, Matthew. “Tafsiran Kisah Para Rasul 2:42.” https://alkitab.sabda.org/verse_commentary.php?book=44&chapter=2&verse=42, n.d.
John Nara, Purba. “Roh Kudus Dan Etika Paulus Dalam Surat Roma.” STT Amanat Agung, 2019.
Kiding Allo, Melianti, Graise, and Erniati Marampa. “Pneumatologi Paulus dalam Roma 8 1-17 dan Signifikansinya terhadap Pembentukan Karakter Kristiani.” Relinesia: Jurnal Kajian Agama Dan Multikulturalisme Indonesia 7693 (2024): 481–89.
Lack, Anthony. “The Disenchantment of the World.” In Martin Heidegger on Technology, Ecology, and the Arts, 1–7. New York: Palgrave Macmillan US, 2014. https://doi.org/10.1057/9781137487452_1.
Manafe, Yanjumseby Yeverson. “Pengajaran Paulus Tentang Hamba Dosa Dan Hamba Kebenaran Menurut Roma 6: 17-18, Sebagai Upaya Pemurnian Iman Orang Kristen.” SCRIPTA: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kontekstual 3, no. 1 (June 18, 2020): 84–97. https://doi.org/10.47154/scripta.v3i1.36.
Meyers, Rick. Commentaries Adam Clarke Roma 8:2. Franklin: e-Sword, 2021.
Mirada, La, George E Ladd, L Miles, and The Kingdom. “Saucy - 2011 - Regnum Spiriti; The Role of the Spirit in the Social Ethics of the Kingdom” 1, no. March (2011): 89–108.
Montang, Ricky Donald, Sophian Andi, and Suliyem Montang. “Memahami Eksegesis Alkitab dan Penerapannya pada Masa Kini.” NERIA 2, no. 2 (November 14, 2024): 379–94. https://doi.org/10.56942/jurnalneria.v2i2.247.
Morris, Leon. Teologi Perjanjian Baru. 3rd ed. Malang: Yasasan Penerbit Gndum Mas, 2001.
Niftrik, G.C. Van, and B.J. Boland. Dokmatika Masa Kini. 13th ed. Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia, 2001.
Paembonan, Yafet M. “Memahami Tantangan Teologi Pluralisme Dan Teologi Pembebasan.” Jurnal Teologi Berita Hidup 2, no. 1 (August 30, 2019): 48–59. https://doi.org/10.38189/jtbh.v2i1.26.
Pasaribu, Andar Gunawan, and M K Pd. “Pelayanan Diakonia Yang Transformatif.” Pediaqu?: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 1, no. 4 (2022): 374–82.
PETERS, Douglas B. “Selecting Spiritual Leaders: Spiritual Discernment And The Selection Of Church Leaders At The North Davis Church Of Christ.” Abilene Christian University, 2006. https://doi.org/10.2986/tren.050-0144.
Prading, Friskilia Randa. “Konsep Pembebasan Dalam Ajaran Paulus Dan Implikasinya Terhadap Perbudakan.” PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan 15, no. 2 (January 31, 2025): 142–52. https://doi.org/10.56438/pneuma.v15i2.95.
Purba, Bonar Samuel. “Gereja, Homo Digitalis, Dan Kebenaran.” Jurnal Teologi Vocatio Dei 6, no. 1 (November 28, 2024): 24–38. https://doi.org/10.62926/jtvd.v6i1.66.
Putri, Agustin Soewitomo. “Implikasi Teologis tentang Hukum Roh yang Memerdekakan dari Hukum Dosa dan Hukum Maut dalam Roma 8:2.” Shift Key?: Jurnal Teologi Dan Pelayanan 10, no. 2 (December 9, 2020): 162–71. https://doi.org/10.37465/shiftkey.v10i2.87.
Rusmanto, Ayub, Carlin Pintar Bate’e, Christopher Benneth Liman, and Novi Angelina Harin. “Liturgi Sebagai Instrumen Gereja Untuk Mengupayakan Jemaat Mengalami Perjumpaan Dengan Tuhan Sehingga Bertumbuh Dewasa Secara Rohani.” Matheteuo: Religious Studies 3, no. 1 (October 19, 2023): 43–51. https://doi.org/10.52960/m.v3i1.232.
Santo, Joseph Christ, and Yonatan Alex Arifianto. “Pertumbuhan Rohani Berdasarkan 1 Petrus 2:1-4 Dan Aplikasinya Dalam Kehidupan Orang Percaya.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika 5, no. 1 (June 14, 2022): 1–21. https://doi.org/10.34081/fidei.v5i1.212.
Siswanto, Diniel. “Hidup Menurut Roh Dan Bukan Daging: Eksposisi Roma 8:1–11 Dalam Konteks Formasi Rohani.” Jurnal FIDES QUARERENS INTELLECTUM, 2023, 1–11.
Steven. “Teknik Penerjemahan Kejadian 1-2 Dalam Alkitab Terjemahan Baru Indonesia Edisi Kedua.” Verbum Christi: Jurnal Teologi Reformed Injili 11, no. 2 (October 16, 2024): 119–41. https://doi.org/10.51688/VC11.2.2024.art2.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Penerbit Alfabeta. Bandung: Alfabeta, 2013.
Suparman. “Karya Roh Kudus dalam Memerdekakan Orang Percaya menurut Roma 8:2 dan Implikasinya bagi Kehidupan Rohani Orang Percaya,” September 26, 2020. https://doi.org/10.31219/osf.io/vc2p7.
Susanta, Yohanes Krismantyo. “Gereja sebagai Persekutuan Persahabatan yang Terbuka menurut Jürgen Moltmann.” Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen 2, no. 1 (June 12, 2020): 105–26. https://doi.org/10.35909/visiodei.v2i1.86.
Timisela, Jacob. “Kajian Terhadap Fenomena Dipenuhi Roh Kudus Berdasarkan Efesus 5:18-21.” JURNAL TEOLOGI GRACIA DEO 2, no. 1 (July 30, 2019): 1–12. https://doi.org/10.46929/graciadeo.v2i1.29.
Umar, Nistor. “Nilai Kematian Orang Percaya Di Mata Allah: Eksegesis Mazmur 116:15.” Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 4, no. 2 (2023): 103. https://doi.org/10.25278/jitpk.v4i2.851.
Wagey, Robert Calvin. “Karunia Roh menurut Pengajaran Rasul Paulus: Suatu Kajian Teologis Terhadap Pandangan Neo-Pentakosta tentang Karunia Spektakular.” Missio Ecclesiae 1, no. 1 (October 30, 2012): 44–86. https://doi.org/10.52157/me.v1i1.20.
Wailan, Samuel, Leonard Wanget, Henokh Alexander, Ferdinan Lumentah, Institut Agama, and Kristen Negeri. “YESUS KRISTUS: ENIGMA SEJARAH ATAU INKARNASI ILAHI? (Menyingkap Misteri Dua Natur Dan Implikasinya Bagi Kekristenan Era Postmodern)” 5, no. 1 (2024): 53–67.
Wright N.T. Paul and the Faithfulness of God. 4th ed. Minneapolis: Fortress Press, 2002.
YLSA. “Alkitab Sabda.” https://doi.org/10.46929/graciadeo.v2i1.29, n.d.