MERENGKUH PENDERITAAN Mewujudkan Keadilan Universal di Tengah Masyarakat Plural

Main Article Content

Novallick Justin Sundamen Elungan

Abstract

Penderitaan di Indonesia bersifat struktural, terwujud dalam ketimpangan pendapatan, hambatan akses keadilan hukum, diskriminasi agama, dan marginalisasi gender. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan deskriptif-analitik untuk mengintegrasikan teori keadilan John Rawls dan teologi penderitaan John Piper sebagai respons intelektual dan etis terhadap realitas tersebut. Dari Rawls, penelitian ini menganalisis original position, veil of ignorance, prinsip kebebasan, difference principle, dan overlapping consensus sebagai kerangka prosedural-universal yang menuntut institusi dirancang demi kepentingan kelompok paling tidak beruntung. Dari Piper, penelitian ini menganalisis kedaulatan Allah atas penderitaan, penderitaan sebagai sarana kemuliaan Allah, Christian Hedonism, dan penderitaan sebagai panggilan konkret merespons sesama. Temuan menunjukkan bahwa integrasi keduanya bersifat komplementer sekaligus korektif: kerangka Rawls mencegah teologi Piper tergelincir menjadi pietisme privat yang abai terhadap struktur ketidakadilan, sementara teologi Piper mencegah prosedur Rawls menjadi mekanisme dingin yang mengabaikan dimensi spiritual penderitaan. Sintesis ini memanggil komunitas Kristen Indonesia untuk hadir bukan sekadar sebagai penyembuh luka, melainkan sebagai agen transformasi yang memadukan kedalaman rohani dengan keberanian struktural demi terwujudnya keadilan universal di tengah masyarakat majemuk

Article Details

How to Cite
Sundamen Elungan, N. J. (2026). MERENGKUH PENDERITAAN: Mewujudkan Keadilan Universal di Tengah Masyarakat Plural. Didache: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 7(2), 427–446. https://doi.org/10.55076/didache.v7i2.621
Section
Articles

References

Abdussamad, Zuchri. Metode Penelitian Kualitatif. CV. Syakir Media Press, 2021.

Bening, Reyni Neviari. “Dinamika Aktor dalam Politik Kebijakan Penutupan Rumah Ibadah Studi Kasus Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Kota Bogor Tahun 2006-2022.” Socio-political Communication and Policy Review, advance online publication, 27 Februari 2025. https://doi.org/10.61292/shkr.204.

Carson, D. A. How Long, O Lord?: Reflections On Suffering And Evil. 2nd ed. IVP, 2020.

Dwiyani Subhan, Delfa Satriyani, Dina Arianti, Moh Arib Ramdhana, dan Muhammad Watif Massunna. “Ketimpangan Sosial Dan Akses Terhadap Keadilan Hukum Di Indonesia.” PESHUM?: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora 4, no. 5 (2025): 7909–13. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i5.11170.

Fatimah, Siti Layli, dan Baiq Nana Dwi Herdiana. “Marginalisasi Sistemik: Kaburnya Ketidaksetaraan Gender Perempuan dalam Jasa Keamanan.” LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya 13, no. 1 (2024): 37–43. https://doi.org/10.18860/lorong.v13i1.11585.

Freeman, Samuel. “Introduction: John Rawls - An Overview.” Dalam The Cambridge Companion to Rawls, disunting oleh Samuel Freeman. Cambridge Companions to Philosophy. Cambridge Univ. Press, 2002. https://doi.org/10.1017/CCOL0521651670.

Freeman, Samuel. Justice and the Social Contract: Essays on Rawlsian Political Philosophy. Oxford university press, 2007.

Lawodi, Elvina. “Transformasi Pembangunan Manusia di Indonesia: Tantangan Utama dan Solusi Berkelanjutan pada Tahun 2026.” Jurnal Pandelo’e 5, no. 2 (2025): 1–11.

Manullang, Mananti R., dan Jaya Nainggolan. “Peran Teologi Kristen dalam Masyarakat Pluralisme.” Edusola: Journal Education Sociology and Law 1, no. 1 (2025): 663–82.

Marwela Remini Seo, Fenetson Pairikas, dan Yakobus Adi Saingo. “Potret Diskriminasi Agama di Indonesia?: Studi Kasus Implementasi Nilai Keadilan Sosial bagi Kelompok Minoritas.” Mutiara?: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah 3, no. 1 (2025): 319–38. https://doi.org/10.59059/mutiara.v3i1.2139.

Mase, Boyes Agustina dan Natalia. “Teologi Penderitaan Konstruktif dalam Konteks Sosial Religius dan Masyarakat Postmodren.” Jurnal Teologi RAI 2, no. 1 (2025): 70–89. https://doi.org/10.63276/jurnalrai.v2i1.93.

Nagel, Thomas. “Rawls and Liberalism.” Dalam The Cambridge

Companion to Rawls, disunting oleh Samuel Freeman. Cambridge Companions to Philosophy. Cambridge Univ. Press, 2002. https://doi.org/10.1017/CCOL0521651670.

Nurhayati, Apriyanto, Jabal Ahsan, dan Nurul Hidayah. Metodologi Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2024.

Nurzalinda, Lusia, dan Itryah. “Pluralisme dan Multikulturalisme.” Journal of Social Sciences Spectrum 1, no. 2 (2025): 1–10.

Piper, John. Desiring God: Meditations of a Christian Hedonist. Revised and Expanded. Multnomah Publishers, 2003.

Piper, John. Providence. Crossway, 2021.

Piper, John. “Suffering and the Sovereignty of God: Ten Aspects of God’s Sovereignty Over Suffering and Satan’s Hand in It.” Dalam Suffering and the Sovereignty of God, disunting oleh John Piper dan Justin Taylor. Crossway Books, 2009.

Piper, John. “The Suffering of Christ and the Sovereignty of God.” Dalam Suffering and the Sovereignty of God, disunting oleh John Piper dan Justin Taylor. Crossway Books, 2009.

Piper, John. “Why God Appoints Suffering for His Servants.” Dalam Suffering and the Sovereignty of God, disunting oleh John Piper dan Justin Taylor. Crossway Books, 2009.

Piper, John, dan Justin Taylor. “An Interview with John Piper.” Dalam Suffering and the Sovereignty of God, disunting oleh John Piper dan Justin Taylor. Crossway Books, 2009.

Polii, Valentino, dan Dian Julius Polii. “Akses Keadilan bagi Kelompok Rentan: Studi Empiris Mengenai Hambatan Struktural dalam Sistem Peradilan.” Perkara?: Jurnal Ilmu Hukum dan Politik 3, no. 1 (2025): 655–74. https://doi.org/10.51903/perkara.v3i1.2330.

Powlison, David. “God’s Grace and Your Sufferings.” Dalam Suffering and the Sovereignty of God, disunting oleh John Piper dan Justin Taylor. Crossway Books, 2009.

Rawls, John. A Theory of Justice. Rev. ed., 5.-6. printing. Belknap Press of Harvard Univ. Press, 2003.

Rawls, John. Justice as Fairness: A Restatement. Disunting oleh Erin Kelly. Harvard University press, 2001.

Rawls, John. Political Liberalism. Expanded. Columbia Classics in Philosophy. Columbia University Press, 2011.

Rusli, Rusli. “Hedonisme Kristen John Piper Sebagai Sebuah Kontekstualisasi di dalam Iman Kristen.” Verbum Christi: Jurnal Teologi Reformed Injili 2, no. 2 (2017): 254–88. https://doi.org/10.51688/vc2.2.2015.art3.

Saleh, Sirajuddin. Mengenal Penelitian Kualitatif: Panduan bagi Peneliti Pemula. Agma, 2023.

Samosir, Yosafat Renovaldo, dan Remus Silalahi. “Masalah Ketimpangan Pendapatan dan Dampaknya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia.” Jurnal Akademik Ekonomi dan Manajemen 3, no. 1 (2026): 77–91. https://doi.org/10.61722/jaem.v3i1.9024.

Saraswati, Ni Kadek Anggie Shreepadma, Ni Putu Radharani Angelina Maheswari, dan Ni Komang Yuliani Satriya Dewi. “Catcalling dan Humor Seksis sebagai Bentuk Kekerasan Simbolik Pada Perempuan di Ruang Publik.” Wathan: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 3, no. 1 (2026): 216–30. https://doi.org/10.71153/wathan.v3i1.476.

Shamrek, Dustin. “Waiting for the Morning during the Long Night of Weeping.” Dalam Suffering and the Sovereignty of God, disunting oleh John Piper dan Justin Taylor. Crossway Books, 2009.

Sproul, R. C. Suprised by Suffering: The Role of Pain and Death in the Christian Life. Revised and Expanded. Reformation Trust, 2009.

Waruwu, Hudiman, dan Minggus Minarto Pranoto. “Kolaborasi Teori Keadilan John Rawls Dan Diakonia Transformatif Josef Purnama Widyatmadja Untuk Komunitas Yang Memperjuangkan Keadilan.” Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik