VISI DAN STRATEGI KEPEMIMPINAN KRISTEN

Main Article Content

Antonius Missa

Abstract

Dasar kepemimpinan Kristen adalah berlandaskan ajaran Kitab Suci. Secara khusus, premis mengenai pemimpin dalam kepemimpinan. Kepemimpinan Kristen didasarkan atas premis utama, yaitu bahwa Tuhan, oleh kehendak-Nya yang berdaulat, menetapkan serta memilih setiap individu dalam konteks pelayanan menjadi pemimpin Kristen. Namun di era milenial ini kepemimpinan Kristen seolah hilang influensanya, oleh karena tidak memiliki visi dan strategi yang benar berdasarkan Kitab Suci, sehingga tidak heran apabila terjadi degradasi yang tajam. Para pemimpin pun tidak memiliki moral yang sesuai dengan standar Tuhan. Dalam penelitian ini untuk memperoleh hasil dari permasalahan ini digunakan metode kualitatif kepustakaan untuk mengumpulkan teori dan dapat merumuskan visi dan strategi kepemimpian dalam sebuah organisasi Kristen yang baik dan benar.

Article Details

How to Cite
Missa, A. (2024). VISI DAN STRATEGI KEPEMIMPINAN KRISTEN . Didache: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 6(1), 21–36. https://doi.org/10.55076/didache.v6i1.212
Section
Articles

References

-------------. KBBI, (Jakarta: Depdikbud). 1995.

Doherty, Sam. Berlayar Dengan Lancar: Dalam Hubungan Pribadi dan Kepemimpinan. Jakarta : Child Evangelism Felloship Inc. 2002.

Gordon, Bob. Visi Seorang Pemimpin. Jakarta: Nafiri Gabriel. 2000.

Tomatala, Yakob. Anda Juga Bisa Menjadi Pemimpin Visioner. Jakarta: YT Leadership Foundation. 2005.

Sendjaya. Konsep Karakter Kompeten Kepemimpinan Kristen. Yogyakarta: Kairos Books, 2004

Sanders, J. Oswald. Kepemimpinan Rohani. Bandung: Kalam hidup. 1979

Virgil, John. Kemenangan Dalam Genggaman Anda sebagai Pemimpin Visioner Bukan ungkapan Tak Bermakna. Jakarta : Karya Kreatif Princomindo. 1999.

Wiryoputro, Sugiyanto. Dasar-dasar Manajemen Kristiani. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 2002.

Wofford, Jerry C. Kepemimpinan Kristen yang Mengubahkan. Yogyakarta: Yayasan Andi. 2001.

Purwanti, E., Missa, A., & Tandi, Y. (2021). “Kepemimpinan Kristen Dalam Konteks Penggembalaan Gereja di Indonesia.” Journal of Religious and Socio-Cultural 2 No. 2, 89-107. https://doi.org/10.46362/jrsc.v2i2.50